Melalui kegiatan santripreneur DPW Apkasindo Sumsel tekankan pentingnya bibit berkwalitas dalam berkebun kelapa sawit.
DPW Apkasindo Sumatera Selatan bekerjasama dengan pondok pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya adakan kegiatan santripreneur. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat melalui kalangan santri yang berada diwilayah perkebunan kelapa sawit se-sumatera selatan tentang pentingnya menggunakan bibit yang berkwalitas dalam berkebun kelapa sawit.
Seperti yang disampaikan oleh wakil ketua DPW Apkasindo Sumsel Ir. H. M. Yunus, “berkebun kelapa sawit itu bukan untuk satu dua atau tiga bulan, tetapi untuk dua puluh lima tahun kedepan. jadi jika tidak benar dalam menggunakan bibit dalam berkebun kelapa sawit, maka kerugian yang akan ditanggung adalah selama dua puluh lima tahun itu“.
Dalam kegiatan ini turut hadi Drs. Muhammad Imam Aziz dari Staff Wakil Presiden RI bidang penanggulangan kemiskinan dan otonomi daerah, Ir. H. Gus Dalhari Harahab dari DPP Apkasindo Sumsel, Ir. H. Mawardi Yahya Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Ir. Agus Darwa Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, Alex Sugiharto Ketua Gapki Sumsel, KH. Mukhsin Salim ketua Forum Pondok Pesantren Sumsel, pengurus pesantren serta ustaz dan santri dari 50 pesantren yang ada di Sumatera Selatan.

Bibit yang berkwalitas merupakan salah satu faktor produktifitas yang baik
Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dari Badan pengelola dana perkebunan kelapa sawit (BPDP-KS), dan para sponsor antaralain seperti : Gapki Sumsel, PT Sutopo Lestari Jaya, PT Sriwijaya Palm Oil Group, PT Bina Sawit Makmur, PT Tania Selatan, PT Bank Mandiri, Bionensis dan Forum pondok pesantren Sumsel.
Kegiatan berlangsung selama 3 hari tanggal 12-14 Mei 2023 dimulai di The ALTS Hotel Palembang, kunjungan lapangan pemahaman tentang bibit berkwalitas di PT Bina Sawit Makmur, praktek penanaman benih sawit di pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya dan penutupan.

























